Latar Belakang

stempel-e1394041934704

Indonesia sebagai negara kepulauan yang mencakup sekitar 17.508 pulau ini menempati posisi keempat dalam daftar 10 negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Tentu memiliki berbagai macam permasalahan yang terjadi di era ini, yang paling menarik perhatian adalah permasalahan Lingkungan.

Permasalahan lingkungan dapat disebabkan oleh limbah padat, cair, dan gas yang berasal dari industri maupun domestik. Saat ini limbah yang dapat mencemari lingkungan sudah banyak dijadikan produk yang lebih bermanfaat oleh masyarakat akademik. Salah satu fokus pada lomba yang akan dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Lampung adalah pemanfaatan limbah padat organik sebagai bahan penambah dalam pembuatan beton ringan.

Indonesia sebagai Negara agraris memiliki produksi hasil pertanian yang tinggi. Limbah padat organik hasil industri pertanian memiliki kandungan selulosa tinggi dan dapat dijadikan bahan penambah dalam pembuatan beton ringan. Hal ini dikarenakan sifat selulosa yang ringan dan kuat dapat menjadi bahan pengisi dalam pembuatan beton ringan. Beberapa limbah padat organik dari hasil industri pertanian yang memiliki kandungan selulosa tinggi adalah Bagasse, Sekam Padi dan Tandan Kosong Kelapa Sawit.

Komposisi unsur  penyusun yang mempengaruhi performa beton adalah silika, alumina, besi dan kalsium. Dalam perindustrian Bagasse, Sekam Padi dan Tandan Kosong Kelapa Sawit sering dijadikan sebagai bahan bakar pada Boiler. Dimana pembakaran dalam boiler akan menghasilkan abu (Ash) yang dapat mencemari lingkungan. Ash terbagi menjadi 2 yaitu Fly Ash dan Bottom Ash. Kedua Ash ini memiliki kandungan Silika dan Alumina yang tinggi. Sehingga Ash juga dapat digunakan sebagai bahan pengisi organik dalam pembuatan beton ringan.

Lomba rancang beton ringan yang bertemakan High Performance Mild Concrete by Using Organic Materials, yaitu  suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Lampung untuk mengatasi limbah padat organik sebagai bahan penambah dalam pembuatan beton ringan setara dengan beton komersil. Kegiatan ini terintegrasi dalam suatu acara tahunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Lampung yang bernama Civil Brings Revolution (CBR) Universitas Lampung 2014. Peserta diharapkan mampu merancang beton ringan dengan metode sistimatis menggunakan bahan pengisi bahan organik. Sehingga diperoleh produk beton ringan organik yang mampu digunakan sebagai material konstruksi terbaharukan di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s